Gojek

Mengapa orang meninggalkan Gojek

Jika salah satu dari hal-hal di atas mendorong Anda untuk membandingkan, berikut 7 alternatif Gojek yang layak dipasang.

Aplikasi mana yang sebaiknya Anda pilih?

  1. Grab jika Anda juga bepergian di kawasan Asia Tenggara yang lebih luas dan menginginkan super-app yang paling mirip di luar Indonesia.

  2. inDrive jika Anda ingin menentukan tarif sendiri. Model tawaran penumpang sering kali berhasil mendapatkan perjalanan di bawah harga lonjakan Gojek.

  3. Maxim jika tarif tetap lebih penting daripada ketersediaan pengemudi. Harga yang bisa diprediksi, jumlah mobil lebih sedikit.

  4. Bluebird jika Anda ingin taksi argo dengan reputasi panjang di Indonesia. Merek taksi asli Jakarta dengan aplikasinya sendiri.

  5. Shopee jika pesan makanan dan belanja dalam satu tempat itu penting. ShopeeFood beroperasi di dalam aplikasi Shopee di Indonesia.

  6. Green SM jika Anda menginginkan perjalanan serba listrik. Masih baru, sedang berkembang di Indonesia, Vietnam, Laos, dan Filipina.

  7. foodpanda jika pesan makanan adalah alasan utama Anda membuka Gojek. Katalog non-restoran yang lebih luas di banyak pasar APAC.

Tetap gunakan Gojek jika Anda bergantung pada GoPay, GoFood, dan GoRide untuk sebagian besar aktivitas mingguan dan tinggal di Jakarta, Bandung, atau kota besar Indonesia lainnya. Dompet terintegrasi, armada ojek GoRide terbesar, dan hubungan jangka panjang dengan mitra merchant adalah alasan nyata mengapa aplikasi ini bertahan di layar utama.

Tabel perbandingan

AplikasiTerbaik untukModel tarifMakananDompetRating
GrabSuper-app Asia TenggaraHarga di mukaYa (GrabFood)GrabPay4.8
inDriveTawar tarif sendiriTawaran penumpangTerbatasTidak4.7
MaximAnggaran tarif tetapTetapTerbatasRingan4.6
BluebirdTaksi argoArgo dan flatTidakTidak4.5
ShopeeBelanja plus makanann/aShopeeFoodShopeePay4.6
Green SMSerba listrikHarga di mukaTerbatasTidak4.4
foodpandaFokus makanann/aYaRingan4.5

1. Grab — pesaing super-app terdekat di seluruh Asia Tenggara

Grab

Grab adalah pengganti paling langsung untuk Gojek dan langkah pertama yang wajar bagi siapa saja yang bepergian di seluruh Asia Tenggara. Ragam layanannya sebanding: perjalanan, makanan, mart, paket, pembayaran, dan hadiah dalam satu aplikasi. Di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina, Grab mendominasi di tempat Gojek tidak beroperasi atau hanya hadir dengan layanan terbatas. Di Jakarta dan Bandung, keduanya berjalan berdampingan dan banyak pengguna menyimpan keduanya untuk membandingkan tarif secara langsung.

Alasan memasang Grab adalah ketersediaan dan jangkauan lintas kawasan. Alasan tetap menyimpan Gojek di sampingnya adalah cashback GoPay, basis merchant Indonesia yang lebih besar untuk kategori non-makanan, dan kemudahan penjemputan ojek GoRide.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan tarif yang ditetapkan di muka per kota.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

2. inDrive — tentukan tarif Anda sendiri

inDrive

inDrive membalik model ride-hailing standar. Penumpang mengusulkan tarif, dan pengemudi menerimanya, menawar balik, atau melewatinya. Di Jakarta, Surabaya, dan Medan, model tawar-menawar ini banyak digunakan di luar jam sibuk untuk perjalanan singkat di bawah harga yang ditetapkan Gojek. Skema yang sama bekerja di kota-kota yang sama sekali tidak dijangkau Gojek, karena inDrive beroperasi di lebih dari 45 negara.

Konsekuensinya adalah lebih sedikit mobil tersedia pada periode ketika kecocokan instan Gojek paling berharga: perjalanan ke bandara saat jam sibuk dan perjalanan malam di lingkungan asing.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan tarif yang diusulkan penumpang ditambah biaya layanan kecil.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

3. Maxim — tarif tetap tanpa lonjakan harga

Maxim

Maxim menetapkan tarif kilometer tetap per kota dan tidak menerapkan lonjakan dinamis. Bagi penumpang yang menempuh rute yang sama dua kali sehari, kepastian harga lebih penting daripada harga absolut. Di kota-kota sekunder Indonesia seperti Yogyakarta, Solo, dan Malang, Maxim telah membangun kumpulan pengemudi yang berarti selama dua tahun terakhir dan sering menjadi pilihan yang lebih murah dibanding Gojek pada jam sibuk.

Konsekuensinya adalah ketersediaan yang lebih rendah saat permintaan tinggi. Mobil dan motor Maxim lebih lambat dikonfirmasi saat hujan pukul 18.00 dibandingkan harga di muka Gojek pada rute yang sama.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan tarif kilometer tetap yang ditetapkan per kota.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

4. Bluebird — taksi argo dengan sejarah panjang di Jakarta

My Bluebird

Bluebird adalah merek taksi argo yang mendefinisikan cara orang naik taksi di pinggir jalan Jakarta sebelum super-app hadir. Aplikasi My Bluebird menghadirkan armada yang sama dalam alur ride-hailing yang familiar, dan banyak pengguna menyimpannya sebagai cadangan andal saat harga Gojek melonjak atau saat mereka menginginkan tarif penuh berdasarkan argo tanpa ketidakpastian algoritma. Armadanya mencakup Jabodetabek dan sebagian besar kota besar Indonesia, dengan konter di Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai.

Alasan untuk tidak menjadikan Bluebird sebagai pilihan utama adalah ketersediaan di luar rute utama dan tarif dasar yang lebih tinggi di luar jam sibuk dibanding GoCar.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan tarif argo atau flat per rute.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

5. Shopee — ShopeeFood dan belanja dalam satu aplikasi

Shopee

ShopeeFood hadir di dalam aplikasi Shopee utama untuk pengguna Indonesia, bersama belanja marketplace, ShopeePay, dan ShopeePayLater. Alasan menyimpan Shopee di layar utama sebagai alternatif Gojek adalah lapisan cashback-nya: pengguna Shopee yang rutin sudah mendapatkan Shopee Coins dari pesanan marketplace, dan koin tersebut bisa digunakan untuk pesan makanan tanpa dompet tambahan. Kumpulan pengemudi lebih kecil dari GoFood, tetapi untuk pesanan malam yang tidak mendesak, selisih harganya sering terasa signifikan.

Shopee tidak menyediakan layanan perjalanan, sehingga ini adalah pelengkap untuk pengiriman, bukan pengganti penuh Gojek.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan biaya marketplace dan pengiriman per pesanan.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

6. Green SM — perjalanan serba listrik di Vietnam, Indonesia, dan sekitarnya

Green SM

Green SM mengoperasikan armada 100 persen listrik di Vietnam, Indonesia, Laos, dan Filipina. Kabin lebih tenang dibanding mobil Gojek berbahan bakar bensin, model harganya cenderung flat dibanding dinamis, dan standar pengemudi dilatih secara terpusat. Pengguna Indonesia di Jakarta dan Bali melaporkan pengalaman berkendara yang jauh lebih konsisten dibanding kombinasi lonjakan harga dan variasi pengemudi di Gojek.

Konsekuensinya adalah soal geografi dan ketersediaan: di luar kota-kota operasi utama armadanya masih berkembang, dan Green SM belum menandingi Gojek dalam jangkauan pedesaan dan kota-kota sekunder.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan tarif yang ditetapkan per kelas perjalanan di setiap kota.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store

7. foodpanda — fokus makanan di seluruh Asia-Pasifik

foodpanda

Jika GoFood adalah satu-satunya alasan Gojek masih terpasang, foodpanda adalah pengganti nyata di Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Hong Kong, dan Taiwan. Di dalam Indonesia merek ini bukan lagi pilihan utama sehari-hari, sehingga pengguna yang hanya butuh pengiriman makanan di Jakarta atau Bali sebaiknya memilih GrabFood atau ShopeeFood. Bagi pelancong yang berpindah-pindah di APAC untuk keperluan kerja, foodpanda adalah aplikasi makanan dengan satu akun yang paling praktis di luar Indonesia.

Konsekuensinya adalah tidak ada layanan perjalanan dan tidak ada dompet terintegrasi sekelas Gojek.

Keunggulan:

Kekurangan:

Harga: Gratis, dengan biaya pengiriman dan layanan per pesanan, ditambah pandapro opsional dengan biaya bulanan yang terjangkau.

Unduh: AptoideGoogle PlayApp Store